Bagi bangsa Belanda, Gunung Puntang mempunyai lokasi yang ideal. Selain lokasinya tersembunyi, posisi Gunung Puntang juga memiliki arah koordinat global positioning system (GPS) menuju Belanda. Jadi, siaran radio itu dapat langsung didengar di Negeri Kincir Angin.
Namun, untuk melancarkan siaran radio butuh tenaga listrik. Karena itu, Pemerintah Belanda juga membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Dago, Dayeuh Kolot, dan Pangalengan. Belanda juga membangun berbagai fasilitas, seperti perumahan untuk pekerja, kolam renang, sarana olahraga, dan bioskop.
Lokasi Bagi Petualang
Selama ini, Gunung Puntang hanya dikenal sebagai wana wisata bagi para petualang. Suasana pegunungan, hutan dan sungainya memang merupakan kawasan yang strategis untuk melakukan kegiatan camping atau berkemah. Namun demikian, ada juga yang mengenal kawasan wana wisata ini sebagai kawasan wisata sejarah karena pernah mendapat perhatian Pemerintah Belanda ketika itu yang membangun menara radio yang terbesar di dunia sebagaimana telah diceritakan diatas.
Lokasi
Gunung Puntang berada di kawasan Bandung Selatan, tepatnya di desa/kecamatan cimaung kab.Bandung. Untuk mencapai Gunung Puntang, wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi dari pusat kota Bandung, lokasi yang berjarak sekitar 30 kilometer arah selatan dapat melalui Soreang untuk kemudian ke Cimaung atau melalui Buahbatu dan M. Toha untuk kemudian ke Banjaran dan akhirnya ke Cimaung.
Sementara bagi yang menggunakan angkutan umum, mereka dapat menggunakan sarana angkutan dari Leuwipanjang (arah Soreang) atau Tegallega (arah M. Toha) dan Buahbatu (arah Dayeuhkolot).
Selamat Berwisata!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar